Direktur RSUD Porsea dr. Tommy Siahaan Mengatakan Persediaan Obat Masih Aman

Korupsi
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

gaungdemokrasi.com,Porsea – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea, Kabupaten Toba telah menyediakan obat dalam penanggulangan Covid-19 di daerah ini.

“Kalau ketersediaan obat Covid-19, untuk perkiraannya itu cukup sampai tahun ini. Kalau untuk obat tidak ada masalah, mulai dari obat antibiotiknya, gejala klinisnya, pokoknya masih tersedia hingga tahun ini,” ujar RSUD Porsea,dr.Tommy Siahaan saat dikonfirmasi pada Selasa (10/8/2021).

Menurut dr.Tommy, tentang obat Imervectin yang beberapa waktu terakhir ini menjadi perbincangan publik sekaitan dengan penanggulangan Covid-19 hingga saat ini, pihak RSUD Porsea belum bisa menyediakan obat tersebut.

Hal ini disebabkan karena tidak ada rekomendasi dari dokter paru rumah sakit tersebut.

“Kalau Imervectin belum pasti dokter paru kami. Jadi, kami belum melakukan proses pengadaan. Itu kan harus seizin dokter penanggungjawab. Kalau katanya harus pakai, ya harus dipakai,” sebutnya.

Kalau proses pengadaan obat-obatan itu dari rumah sakit. Karena kami kan dari tahun lalu sudah menangani Covid-19.

“Jadi, dokter paru kami itu merekomendasikan apa-apa saja yang menjadi obat untuk penanggulangan Covid-19 tersebut. Maka kami belanjakan,” sambungnya.

Soal pengadaan obat di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Toba tersebut, bertentangan dengan pihak Satgas Covid-19 karena mereka juga bagian dari Satgas Covid-19 Toba di bidang rujukan.

Sehingga, masih tetap merawat pasien Covid-19 sesuai dengan tempat tidur yang tersedia di ruang isolasi yang telah disediakan.

Lebih lanjut disebutkan, proposal juga menggunakan dana refocusing Pemerintah Kabupaten Toba dalam penanggulangan Covid-19. Hal ini bagi pengadaan obat-obatan.

Kalau di rumah sakit, ya urusan kami, baik obat-obatan, oksigen, rujukan pasien Covid-19, penanganan di ruang isolasi, itu urusan kami.

“Pengadaan untuk obat-obatan dan segala sesuatu untuk Covid-19 yang ada di rumah sakit, di dalamnya juga ada dana refocusing,” tulisnya.

Diterangkan juga soal obat virus. Kalau obat virus itu, ada obat virus dengan bergejala ringan-sedang sampai sedang-berat. Jadi ada tiga jenis untuk obat virusnya. Untuk obat antibiotiknya ada beberapa jenis yang khusus untuk penanganan Covid-19.

Selain obat virus, pendekatan juga menyajikan obat-obatan untuk pasien Covid-19 yang memiliki penyakit bawaan (komorbid). Harapannya, penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Toba dapat berjalan dengan baik.

ketersediaan obat tersebut untuk pasien yang berada di RSUD Porsea tersebut.

“Selain itu juga kita perhatikan obat bagi penanggulangan Covid-19 yang memiliki komorbiditas. Pasien yang rawat jalan juga kita ikuti sesuai SOPnya. Kalau isolasi mandiri, itu gawaiannya dinas kesehatan,” katanya.

Sumber: Info Publik/WS.

Share and Enjoy !

Shares
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Leave a Reply

Your email address will not be published.