Menkeu Indonesia Memiliki Banyak Sekali Aset Negara Yang Bernilai Sangat Besar

News
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

gaungdemokrasi.com,Jakarta-Aset tidak hanya dilihat dari yang berwujud, tapi ada juga aset yang tidak berwujud. Contohnya aset tidak berwujud yang dihasilkan dari belanja pendidikan ataupun belanja vaksin. Anggaran pendidikan yang setiap tahun dialokasikan 20% dari APBN, tidak hanya berbicara mengenai gedung sekolah atau kampus.

Pemerintah memupuk aset tidak berwujud (intangible assets), salah satunya melalui peningkatan kualitas SDM generasi masa depan Indonesia. Anak-anak yang makin kreatif dan inovatif adalah aset yang luar biasa penting. Begitu pula halnya program vaksinasi. Dengan kondisi masyarakat yang sehat dan terlindungi dari penyakit, Pemerintah juga memupuk aset berharga negara masa depan yang tidak bernilai.

Untuk aset yang berwujud (tangible assets), masyarakat dapat melihat secara nyata hasil pembangunan infrastruktur. Tidak hanya digunakan sebagaimana fungsinya, tapi di masa pandemi, banyak gedung milik negara di berbagai wilayah yang dialihfungsikan menjadi rumah sakit darurat sebagai upaya cepat tanggap penanganan pandemi Covid-19. Ini merupakan langkah aset negara mendukung peningkatan aset tidak berwujud yaitu pemulihan kesehatan masyarakat.

Saya berharap @ditjenkn sebagai pengelola kekayaan negara mampu memaksimalkan aset negara agar seluruh masyarakat dapat merasakan benar manfaatnya. Melihat konteks dan situasi yang terus berubah, tantangan yang makin meningkat dan dinamis, @ditjenkn juga harus bisa beradaptasi dan berinovasi dalam mengelola kekayaan negara, tidak hanya dengan pikiran tapi juga dengan hati.

#IndonesiaTangguhIndonesiaTumbuh

Dari Rakernas DJKN “Inovasi DJKN dalam rangka Optimalisasi Pengelolaan Kekayaan Negara”
(Humas/WS)

Share and Enjoy !

Shares
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Leave a Reply

Your email address will not be published.