Diduga Jalan Usaha Tani Desa Air Satan Bermasalah L-MAPHP Telusuri Kebenaran Proyek Tersebut

Hukum
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

gaungdemokrasi.com,Musi Rawas-Jalan Usaha Tani (JUT) layaknya adalah untuk mendukung transportasi bagi para petani mengeluarkan hasil tani. Juga mempermudah lalulintasnya petani dalam mengelola lahan pertaniannya.
Namun sangatlah disayangkan bila pengerjaan jalan tersebut terkesan dikerjakan asal jadi begitu saja.
Seperti yang terjadi dalam penelusuran Awak Media, Lembaga MAPHP bersama Badan KPK di lokasi ( JUT ) Desa Air Satan Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan,Kamis (21/10/2021)

Dari penelusuran Awak Media dan Lembaga MAPHP beserta Badan KPK dilokasi, diawali dengan Idak menemukan adanya Papan Plang Informasi ditempat. Hal ini membuat muncul dugaan bahwa itu sengaja dilakukan untuk menutup-nutupi anggaran pembiayaan agar publik tidak mengetahui berapa jumlah anggaran biaya pembangunan JUT yang dimaksud.

Selanjutnya dalam proses pengadukan material, terlihat para pekerja melakukannya secara manual tanpa menggunakan molen. Akibatnya banyak terlihat retak-retak dan bahkan pecah-pecah diberbagai titik bangunan.

Disisi lain ada terindikasi pengurangan volume ukuran juga pengurangan volume material khususnya semen. Membuat dana yang bersumber dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas tersebut terkesan dikerjakan asal-asalan. Oleh karenanya diperkirakan usia proyek JUT ini tidak akan bertahan lama pemakaiannya, seperti harapan para pettani setempat

Lembaga Masyarakat Peduli Hukum Dan Pemerintahan (L-MAPHP) Sumatera Selatan melalui Sekretarisnya Binsar Siadari, disela-sela penelusuran pembangunan JUT tersebut menjelaskan, “Dari pantauan kami banyak kejanggalan dalam pembangunan JUT ini, selain kualitas dan kuantitasnya kita juga meragukan volume ukurannya. Sebab saat diukur tebalnya sekitar 14 cm dan lebar sekitar 184 cm artinya kita tentu mempertanyakan hal ini” Jelas Binsar Siadari dengan singkat.

Sekretaris L-MAPHP ini juga mengatakan, ” seandainya terpampang keterangan informasi. Yang biasanya tercantum di papan plang, mungkin kita tidak akan bertanya-tanya seperti inii,”ungkapnya lagi

Saat Awak Media mencoba mengkonfirmasi hal ini ke Pihak Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas melalui Kasubag Umum dan Kepegawaian menjelaskan, “PPK Pak Tohirin tapi Beliau sedang berada di Kejaksaan. Sedangkan PPTKnyo Robi, sedang tidak berada di Kantor. Coba diajukan saja melalui surat agar bisa dihadirkan galo”. ujar Srimulyati Kasubag Umum dan Kepegawaian tersebut. ( Tim)

Share and Enjoy !

Shares
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Leave a Reply

Your email address will not be published.