Medan, Gaungdemokrasi.com- Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan dan mendorong pemanfaatan layanan Bank Sumut kepada masyarakat. Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sumut diharapkan mampu menjadi salah satu mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas pelayanan keuangan bagi masyarakat Kabupaten Labuhanbatu.
Hal tersebut disampaikan Bupati Maya Hasmita saat menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi dan Simulasi Cash Management System (CMS) bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pusat PT Bank Sumut (Perseroda), Medan, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan transaksi keuangan daerah. Melalui penerapan sistem keuangan berbasis elektronik, pemerintah daerah diharapkan mampu mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Bupati Maya menegaskan bahwa kegiatan bimtek tersebut tidak hanya sebatas sosialisasi dan pengenalan sistem pengelolaan keuangan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan Bank Sumut.
Menurutnya, keberadaan Bank Sumut sebagai bank milik daerah perlu semakin dikenal oleh masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memperkenalkan berbagai layanan perbankan yang tersedia agar dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan masyarakat.
“Sebagai pemerintah daerah, sudah sepatutnya kita turut memperkenalkan dan mendorong pemanfaatan layanan Bank Sumut kepada masyarakat. Dengan demikian, keberadaan bank milik daerah ini semakin dikenal dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan daerah,” ujar Bupati Maya.
Ia berharap, kerja sama yang terjalin antara Pemkab Labuhanbatu dan Bank Sumut tidak hanya memberikan manfaat dalam pelaksanaan administrasi keuangan pemerintahan, tetapi juga mampu mendukung perkembangan perekonomian daerah secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberadaan lembaga keuangan daerah yang kuat dan didukung pemanfaatan teknologi dapat menjadi bagian penting dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi peningkatan literasi keuangan sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih mengenal berbagai layanan perbankan yang tersedia.
Selain menekankan pentingnya memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat, Bupati Maya juga menyoroti manfaat penerapan Cash Management System (CMS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.
Ia menjelaskan, penggunaan CMS diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, terutama dalam pelaksanaan transaksi keuangan oleh masing-masing perangkat daerah.
Melalui sistem tersebut, transaksi keuangan pemerintah dapat dilakukan secara elektronik sehingga proses administrasi menjadi lebih praktis, cepat, dan mudah dipantau. Penerapan sistem digital juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap proses administrasi manual yang selama ini memerlukan waktu dan tahapan lebih panjang.
Bupati menilai, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan keuangan merupakan salah satu langkah penting untuk mendukung terwujudnya pemerintahan yang modern dan profesional.
Namun, keberhasilan penerapan sistem tersebut tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi. Kesiapan aparatur pemerintah dalam memahami dan menjalankan sistem sesuai ketentuan juga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta bimtek, khususnya jajaran OPD Kabupaten Labuhanbatu, agar mengikuti kegiatan dengan serius dan memahami setiap materi yang disampaikan.
Pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas masing-masing, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan transaksi dan administrasi keuangan daerah.
Bupati Maya juga berharap agar seluruh perangkat daerah mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga pelaksanaan tata kelola keuangan pemerintah dapat berjalan semakin tertib, terukur, dan bertanggung jawab.
“Melalui sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, Bank Sumut, dan masyarakat, kita berharap pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus meningkat serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Pemkab Labuhanbatu berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan Bank Sumut sebagai mitra strategis pembangunan daerah, sekaligus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Teknologi dan Informasi Bank Sumut, Shandy Sofyan, menjelaskan pentingnya pemahaman terhadap mekanisme penggunaan Cash Management System dalam mendukung pengelolaan keuangan pemerintah daerah.
Ia menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital menuntut pemerintah daerah untuk terus beradaptasi, termasuk dalam pelaksanaan transaksi dan pengelolaan keuangan.
Menurut Shandy, tata kelola pemerintahan yang baik tidak hanya diukur dari keberhasilan menjalankan program pembangunan, tetapi juga dari kemampuan pemerintah dalam mengelola anggaran secara transparan, efektif, efisien, dan akuntabel.
“Di era transformasi digital saat ini, pemerintah daerah dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah. Tata kelola pemerintahan yang baik tidak hanya diukur dari keberhasilan melaksanakan program pembangunan, tetapi juga dari kemampuan kita mengelola anggaran secara transparan, efektif, efisien, dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan, penerapan CMS merupakan salah satu langkah penting untuk mendukung modernisasi pengelolaan transaksi keuangan pemerintah daerah.
Dengan memanfaatkan sistem tersebut, proses transaksi keuangan dapat dilakukan secara elektronik sehingga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat proses transaksi, memudahkan pemantauan arus kas, serta memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan keuangan pada masing-masing perangkat daerah.
Shandy juga menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Aparatur pemerintah dituntut memiliki pemahaman yang baik terhadap sistem, kedisiplinan dalam bekerja, serta integritas dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
Menurutnya, sistem yang baik tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak didukung oleh sumber daya manusia yang memahami prosedur dan mampu menjalankan tugas secara profesional.
“Penggunaan teknologi harus dibarengi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab seluruh aparatur pemerintah. Sistem yang baik tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak didukung oleh sumber daya manusia yang memahami prosedur dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” pungkas Shandy.
Usai penyampaian kata sambutan dari Bupati Labuhanbatu dan pihak Bank Sumut, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Elida Dian Novita mengenai tata cara dan mekanisme penggunaan Cash Management System (CMS) serta aplikasi Sumut Mobile.
Pemaparan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman teknis kepada para peserta mengenai pemanfaatan layanan digital perbankan yang dapat mendukung pelaksanaan tugas administrasi dan transaksi keuangan.
Melalui sosialisasi dan simulasi tersebut, peserta diharapkan dapat memahami prosedur penggunaan sistem, sehingga penerapannya di lingkungan kerja masing-masing dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kesiapan aparatur pemerintah daerah dalam menghadapi perkembangan sistem transaksi digital. Dengan pemahaman yang memadai, penggunaan layanan perbankan elektronik diharapkan dapat mendukung kelancaran administrasi serta meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di setiap perangkat daerah.
Partisipasi seluruh OPD dalam kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan Bank Sumut, terutama dalam mendukung pelaksanaan transaksi keuangan yang lebih terintegrasi dan mudah dipantau.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Labuhanbatu turut didampingi Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, S.H., M.H.; Asisten I, Drs. Sarimpunan Ritonga, M.Pd.; dan Asisten III, Zaid Harahap, S.Sos., M.M.
Turut hadir para kepala OPD, Direktur Utama RSUD Rantauprapat, para camat, serta Pimpinan Cabang Bank Sumut Rantauprapat, Ricky Budiman.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan perwakilan Bank Sumut tersebut mencerminkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung modernisasi pengelolaan keuangan daerah.
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berharap penerapan CMS dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas administrasi pemerintahan, sekaligus memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.
Di sisi lain, pengenalan layanan Bank Sumut kepada masyarakat diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai peran bank pembangunan daerah dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pembangunan.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Pemkab Labuhanbatu dan Bank Sumut, upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah diharapkan dapat berjalan semakin optimal.
Dengan demikian, pemanfaatan teknologi keuangan tidak hanya menjadi bagian dari pembaruan sistem administrasi pemerintahan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih maju dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu. (AL_pur)

