Gaungdemokrasi, Kota Bekasi – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menyoroti berbagai persoalan infrastruktur serta kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.
Anggota DPRD menilai momentum HUT Kota Bekasi harus dijadikan ajang refleksi terhadap capaian pembangunan sekaligus evaluasi terhadap berbagai pekerjaan rumah yang masih dirasakan masyarakat.
Salah satu sorotan utama adalah pembangunan infrastruktur yang dinilai belum merata di sejumlah wilayah Kota Bekasi. DPRD meminta Pemkot memastikan pembangunan benar-benar berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga, tidak hanya sebatas program atau slogan pembangunan.
Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Anton, menyampaikan bahwa konsep pembangunan “Bekasi Keren” harus diwujudkan melalui langkah nyata. Menurutnya, istilah “keren” tidak cukup hanya menjadi jargon, tetapi harus tercermin dari kualitas pelayanan publik, tata kelola birokrasi yang baik, serta pembangunan fisik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola pemerintahan merupakan elemen penting untuk mewujudkan kota yang maju dan nyaman bagi warganya.
Meski memberikan kritik dan masukan, DPRD juga tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemkot Bekasi. DPRD menilai tata kelola pemerintahan yang berjalan saat ini sudah berada di jalur yang baik, namun masih memerlukan komitmen kuat agar dapat terus ditingkatkan.
DPRD berharap momentum HUT Kota Bekasi ke-29 yang diperingati pada 10 Maret dapat menjadi titik evaluasi bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjawab berbagai kebutuhan masyarakat di Kota Bekasi. (ADV)
