gaungdemokrasi.com Lubuklinggau – Jajaran Polsek Lubuk Linggau Timur I Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan menunjukkan kesiapan dan kecepatan tanggap darurat saat menerima laporan kejadian kebakaran yang melanda gedung SMK Pertanian Tugumulyo, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, pada Kamis malam (30/7).
Kejadian bermula saat Piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek menerima laporan resmi dari masyarakat sekitar pada pukul 19.00 WIB mengenai munculnya kobaran api dan kepulan asap tebal di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan SPMA RT. 001 Kelurahan Air Kuti tersebut.
Merespons cepat laporan yang masuk, personel Piket SPKT, Piket Reskrim, dan Unit Intelkam segera bergerak menuju lokasi kejadian. Tim dipimpin langsung oleh Pejabat Sementara Kapolsek Lubuk Linggau Timur I, IPTU Jumar Bolivar, S.H., CMSP., CPHR. Di perjalanan dan setibanya di lokasi, pimpinan tim segera melakukan koordinasi dan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran melalui jalur darurat 0733 321113 untuk meminta bantuan penanganan secara profesional.
Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim memastikan bahwa api benar-benar telah membakar ruang kelas X.1 dan X.2 di lingkungan sekolah tersebut. Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan dari para saksi di lapangan, awal mula kebakaran terdeteksi dari munculnya kepulan asap di bagian atap ruang kelas X.1. Melihat hal tersebut, saksi segera memanggil bantuan warga sekitar untuk melakukan upaya pemadaman awal menggunakan peralatan yang tersedia seadanya, guna menahan laju api sebelum bantuan resmi tiba.
Tak berselang lama, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan segera melakukan operasi pemadaman secara intensif. Berkat kerja sama warga dan tim pemadam yang terkoordinasi dengan baik, kobaran api berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya dalam waktu singkat.
Hasil pemeriksaan awal dan keterangan di lapangan menunjukkan bahwa penyebab kebakaran diduga kuat bersumber dari gangguan arus pendek listrik atau korsleting yang terjadi di ruang kelas X.1 yang kemudian menjalar ke ruang sebelahnya.
Kepala Sekolah SMK Pertanian Tugumulyo, Doni Pestalozy, dalam pertemuan dengan petugas diberikan arahan dan saran agar segera melaporkan kejadian ini secara resmi ke pihak Polres Lubuk Linggau untuk keperluan administrasi, dokumentasi, dan proses hukum maupun untuk keperluan lainnya.
Pihak kepolisian memastikan bahwa dalam peristiwa kebakaran ini tidak ditemukan korban jiwa sama sekali. Namun, kerugian materil cukup signifikan, berupa kerusakan parah pada dua ruang kelas beserta meja, kursi, dan berbagai peralatan pendukung proses belajar mengajar di dalamnya, dengan nilai kerugian yang ditaksir mencapai Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah).
Polsek Lubuk Linggau Timur I menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kesiapan sistem pelayanan dan tanggap darurat di wilayah hukumnya, serta mengimbau masyarakat dan lembaga pendidikan untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan fasilitas keselamatan guna meminimalkan risiko kebakaran yang merugikan bersama.( Virgo S )

