Milad ke-18 UNIVA Labuhanbatu, Wabup Jamri Dorong Penguatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Pemerintahan

Labuhanbatu, Gaungdemokrasi.com: Momen bersejarah mewarnai Universitas Al Washliyah (UNIVA) Labuhanbatu saat memperingati milad ke-18 tahun yang digelar di Aula Lantai II UNIVA Labuhanbatu, Jalan Sempurna, Jumat (31/7/2026).

Perayaan milad yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar UNIVA Labuhanbatu untuk memperkuat komitmen dalam membangun dunia pendidikan serta mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berintegritas, berkarakter, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

 

Mengusung tema “18 Tahun UNIVA Labuhanbatu: Menguatkan Integritas, Berinovasi, Berkhidmat untuk Umat, Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini turut menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang UNIVA Labuhanbatu sejak berdiri hingga terus berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi yang berperan aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Labuhanbatu.

 

 

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, S.T., jajaran Pengurus Besar dan Pengurus Wilayah Al Jam’iyatul Washliyah, Rektor beserta jajaran pimpinan UNIVA Labuhanbatu, civitas akademika, para dosen, mahasiswa, alumni, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu Drs. Sarimpunan Ritonga, M.Pd., perwakilan Bank Sumut, tokoh masyarakat, serta pimpinan BPJS Ketenagakerjaan.

 

 

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya dukungan dan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan pendidikan tinggi di Kabupaten Labuhanbatu.

 

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, S.T., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas perjalanan UNIVA Labuhanbatu yang telah memasuki usia ke-18 tahun.

 

Menurutnya, usia 18 tahun merupakan fase kedewasaan yang sangat penting bagi sebuah perguruan tinggi untuk semakin tumbuh kokoh, matang, mandiri, serta mampu memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

 

 

Wabup menilai, perjalanan UNIVA Labuhanbatu selama hampir dua dekade merupakan bukti nyata dari kerja keras, semangat pengabdian, serta komitmen seluruh unsur kampus dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada pembentukan generasi muda yang berilmu serta berakhlak mulia.

 

 

“Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyadari betul bahwa pembangunan daerah tidak akan berjalan secara optimal tanpa adanya sinergi yang kuat dengan perguruan tinggi. UNIVA Labuhanbatu merupakan salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam memajukan kualitas sumber daya manusia, mengentaskan kemiskinan berbasis pengetahuan, serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia atau IPM,” tegas Wabup.

 

 

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam melahirkan gagasan, inovasi, penelitian, serta berbagai solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, keberadaan UNIVA Labuhanbatu diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif melalui pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

 

 

Wabup juga menekankan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan ketersediaan infrastruktur, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas manusia yang memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan, karakter, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

 

 

Dalam kesempatan tersebut, H. Jamri turut menggarisbawahi empat pilar utama yang terkandung dalam tema milad ke-18 UNIVA Labuhanbatu, yakni integritas, inovasi, berkhidmat untuk umat, dan Indonesia Emas 2045.

 

 

Menurutnya, nilai integritas harus menjadi fondasi utama bagi seluruh civitas akademika dalam menjalankan setiap aktivitas pendidikan. Integritas tidak hanya diwujudkan melalui kejujuran, tetapi juga melalui sikap disiplin, tanggung jawab, konsistensi, serta komitmen untuk menjalankan tugas dan amanah dengan penuh dedikasi.

 

 

Sementara itu, inovasi dinilai menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan teknologi dan perubahan global yang berlangsung sangat cepat. Perguruan tinggi harus mampu menciptakan berbagai terobosan serta menyiapkan lulusan yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga dapat menjadi pencipta peluang dan solusi bagi masyarakat.

 

 

Adapun semangat berkhidmat untuk umat merupakan nilai pengabdian yang harus terus dijaga dan diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi, serta kontribusi nyata dalam membantu menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

 

 

“Empat pilar tersebut harus menjadi pedoman dan fondasi yang dipegang teguh oleh seluruh civitas akademika. Dengan integritas yang kuat, inovasi yang terus berkembang, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, UNIVA Labuhanbatu akan semakin siap mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Wabup.

 

 

Kepada para mahasiswa, H. Jamri memberikan motivasi agar memanfaatkan masa perkuliahan dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan bahwa mahasiswa merupakan generasi penerus dan calon pemimpin masa depan yang memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan arah pembangunan daerah.

 

 

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki kecerdasan akademik dan memperoleh nilai yang baik, tetapi juga perlu mengembangkan berbagai kemampuan pendukung, seperti keterampilan komunikasi, kemampuan bekerja sama, kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

 

 

“Kalian bukan hanya dituntut untuk cerdas secara akademis, tetapi juga harus mampu mengasah soft skills, membangun karakter, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Kalianlah yang nantinya akan memegang tongkat estafet pembangunan Labuhanbatu di masa depan,” katanya.

 

 

Wabup juga mengajak mahasiswa agar aktif mengikuti kegiatan organisasi, penelitian, pengabdian masyarakat, serta berbagai program pengembangan diri yang dapat meningkatkan pengalaman dan kompetensi.

 

 

Ia berharap mahasiswa UNIVA Labuhanbatu mampu menjadi generasi yang produktif, kreatif, inovatif, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta budaya daerah sebagai bagian dari identitas dan karakter generasi muda.

 

 

Dalam mendukung kemajuan pendidikan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, lanjut Wabup, berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, termasuk UNIVA Labuhanbatu, baik di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan inovasi, maupun pengabdian kepada masyarakat.

 

 

“Pemkab Labuhanbatu akan terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, serta pengabdian kepada masyarakat harus terus diperkuat demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu,” tambahnya.

 

 

Menutup arahannya, H. Jamri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor UNIVA Labuhanbatu, jajaran pimpinan, para dosen, tenaga kependidikan, staf, mahasiswa, alumni, serta pengurus yayasan dan seluruh pihak yang telah memberikan dedikasi dalam membangun serta mengembangkan UNIVA Labuhanbatu selama 18 tahun.

 

 

Ia berharap UNIVA Labuhanbatu dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jaringan kerja sama, serta memperkuat peran sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pembentukan generasi muda yang unggul.

 

 

“Selamat milad ke-18 untuk UNIVA Labuhanbatu. Semoga semakin maju, semakin berkembang, tetap konsisten dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, berintegritas, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” ucapnya.

 

 

Sementara itu, Rektor UNIVA Labuhanbatu, Dr. Meyniar Albina, dalam sambutannya memaparkan perjalanan panjang serta berbagai capaian yang telah diraih kampus tersebut selama 18 tahun.

Ia menyampaikan bahwa perkembangan UNIVA Labuhanbatu tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari organisasi Al Jam’iyatul Washliyah, pemerintah daerah, para pendiri, pengurus yayasan, pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga seluruh masyarakat yang terus memberikan kepercayaan kepada UNIVA Labuhanbatu.

 

 

Menurutnya, perjalanan yang telah dilalui menjadi modal penting untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas di berbagai bidang. UNIVA Labuhanbatu berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan pendidikan serta kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.

 

 

Menariknya, Dr. Meyniar mengungkapkan bahwa UNIVA Labuhanbatu kini mulai mengepakkan sayap dan memperluas jejaring kerja sama di tingkat internasional.

 

 

“Insyaallah, dalam waktu dekat mahasiswa kami akan diberangkatkan untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata atau KKN Internasional ke Sabah, Malaysia, Thailand, dan Taiwan,” ungkap Dr. Meyniar.

 

 

Program KKN Internasional tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa dalam mengenal budaya, memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, serta membangun jaringan dan kerja sama dengan berbagai pihak di luar negeri.

 

 

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membawa semangat pengabdian serta memperkenalkan nilai-nilai positif yang dimiliki UNIVA Labuhanbatu dan Kabupaten Labuhanbatu kepada masyarakat internasional.

 

 

Dr. Meyniar menegaskan bahwa pengembangan jejaring global merupakan bagian dari langkah strategis UNIVA Labuhanbatu dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia yang semakin terbuka.

 

 

Namun demikian, ia menekankan bahwa perluasan kerja sama internasional tetap harus berjalan seiring dengan penguatan karakter, nilai moral, serta kepedulian terhadap masyarakat dan daerah.

 

 

“Pengembangan kerja sama internasional ini sejalan dengan komitmen UNIVA Labuhanbatu untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam mencetak generasi muda yang cerdas, unggul, berdaya saing, serta memiliki karakter dan akhlak yang mulia,” ujarnya.

 

 

Ia berharap seluruh civitas akademika dapat menjadikan peringatan milad ke-18 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan semangat kerja, serta menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata.

 

 

Menurutnya, usia 18 tahun bukan hanya menjadi penanda bertambahnya usia sebuah institusi, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus melakukan evaluasi, memperbaiki kekurangan, serta menyusun langkah-langkah strategis menuju masa depan yang lebih baik.

 

 

Peringatan milad ke-18 UNIVA Labuhanbatu berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara pihak kampus, pemerintah daerah, organisasi Al Jam’iyatul Washliyah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu.

 

 

Melalui semangat “Menguatkan Integritas, Berinovasi, Berkhidmat untuk Umat, Menuju Indonesia Emas 2045”, UNIVA Labuhanbatu diharapkan terus tumbuh menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas.

 

 

Dengan dukungan seluruh elemen serta komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, UNIVA Labuhanbatu optimistis dapat memperluas kontribusinya dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, memiliki daya saing global, serta siap mengambil peran dalam mewujudkan kemajuan Kabupaten Labuhanbatu dan Indonesia Emas 2045. (AL_pur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *